03 September 2026 | Dilihat: 32 Kali

Ketahanan Negara Dimulai dari Loyalitas, Bukan Sekadar Senjata

Ketahanan Negara Dimulai dari Loyalitas, Bukan Sekadar Senjata
Oleh: Anto Suroto
Dewan Redaksi ImigrasiOne.id

ImigrasiOne.id || Jakarta - Visi dan misi menjaga kedaulatan dan ketahanan negara tidak selalu tentang perang atau musuh dari luar. 

Pertahanan negara yang merdeka dan berdaulat sejatinya lahir dari loyalitas dan rasa nasionalisme rakyatnya. Rasa cinta pada tanah air yang wajib melekat di dada setiap warga negara Indonesia.

Tugas TNI: Dari Medan Perang Hingga Lumbung Pangan
Karena itu, tugas Tentara Nasional Indonesia sangat berat. Dari sebelum merdeka hingga saat ini, TNI harus selalu siaga dan sigap. 

TNI tidak hanya bertugas melindungi rakyat dari ancaman bersenjata. Mereka juga ditugaskan menjaga perdamaian dunia di negara konflik. Di dalam negeri, TNI hadir dalam program swasembada pangan, membangun desa, membantu daerah bencana, hingga menumpas gangguan keamanan.

TNI hari ini bukan hanya jago tempur. Ke depan, TNI juga harus menguasai teknologi cyber dan AI, karena musuh zaman sekarang tidak selalu terlihat. Ancaman terbesar bisa datang dari dunia maya dan media sosial yang bergerak sangat cepat.

Garda Terdepan Lainnya: Imigrasi
Sama pentingnya dengan TNI, ada garda terdepan lain yang menjaga pintu masuk negara: Imigrasi. 

Di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Imigrasi mengemban tanggung jawab besar dalam mengatur arus manusia dan investasi lintas negara. Mengawasi orang asing yang masuk agar tidak terjadi penyalahgunaan visa, izin tinggal, dan investasi yang tidak sesuai dengan tujuan kedatangan.

Tanggung jawab ini berat. Jangan sampai ada celah penyalahgunaan wewenang dan jabatan. Karena satu kelalaian di pintu masuk, bisa berdampak pada ketahanan negara secara keseluruhan.

Ketahanan Bukan Hanya Angkat Senjata
Ketahanan negara bukan hanya soal angkat senjata. ABRI/TNI juga ditugaskan membangun Food Estate demi swasembada pangan yang berdaulat. Imigrasi dan Kepolisian menjaga pintu gerbang agar tidak disusupi ancaman. Semua punya peran.

Tantangan ke depan bisa datang dari dalam maupun luar negeri. Karena itu, menjaga kedaulatan bukan soal pangkat dan jabatan. Ini soal kesadaran bersama untuk menjadikan rakyat Indonesia memiliki rasa nasionalis, cinta tanah air, dan siap membela Nusa dan Bangsa.

Karena sejatinya, benteng terkuat sebuah negara adalah rakyatnya sendiri. (red)